Viral Ceramah Oki Setiana Dewi Soal Perempuan Ditampar Suami Hingga Jadi Sorotan PBNU

infotrends.id - kini nama ustadzah Oki Setiana Dewi belakang ini menjadi buah bibir netizen di media sosial.

infotrends.id – kini nama ustadzah Oki Setiana Dewi belakang ini menjadi buah bibir netizen di media sosial.

Oki Setiana Dewi mendadak viral di media sosial usai potongan ceramahnya yang menyinggung soal kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Banyak netizen yang berspekulasi berdasarkan potongan ceramah tersebut, Oki dinilai terkesan ‘memaklumi’ tindakan KDRT.

Tak hanya itu, ketua Tanfidziyah PBNU Alissa Qotrunnada Wahid pun turut ikut buka suara.

Alisa Wahid mengaku menyayangkan pernyataan Oki Setiana Dewi. Menurutnya kekerasan suami kepada istri tidak pantas untuk ditutupi.

Baca juga: Arti Ciluk ب di Tiktok Yang Viral Saat Ini

“Saya menyayangkan pemilihan contoh itu, karena sependek yang saya tahu Mbak Oki itu kan sedang membahas tentang bagaimana sebagai perempuan kita itu jangan mudah mengumbar aib keluarga termasuk aib suami, kan begitu message-nya,” ungkap Alissa, Kamis 3 Januari 2022.

“Tetapi karena pemilihan kasusnya salah itu, jadi perspektif dasarnya Mbak Oki jadi muncul bahwa KDRT, pemukulan yang dilakukan oleh laki-laki kepada istri itu aib, padahalnya yang aib itu memukulnya, bukan menceritakannya,” sambungnya.

Menurut Alissa, Islam justru mengajarkan agar suami memperlakukan istri dengan baik dan layak. Dia menekankan bahwa kekerasan suami terhadap istri tak pantas untuk ditutupi.

“Laki-laki memukul perempuan itu aib, nggak boleh, dosa. Dalam Al-Qur’an itu sudah diperintahkan untuk memperlakukan istri, suami itu memperlakukan istri dengan baik, perintahnya begitu ‘perlakukanlah istrimu dengan ma’ruf, dengan layak’,” jelasnya.

“Jadi kalau kekerasan tidak sepantasnya kemudian itu ditutup-tutupi hanya untuk menjaga harga diri suami,” imbuhnya.

Baca juga:

Lebih lanjut Alissa menyatakan bahwa berpura-pura tak ada kekerasan dalam rumah tangga tidak lantas membuat suami berubah. Dia kemudian menjelaskan dari sisi psikologi.

“Yang kedua memang menyampaikan pesan bahwa berpura-pura tidak ada kekerasan itu akan membuat laki-laki jatuh sayang dan berubah. Saya mengkonsul pasangan suami istri, tidak ada laki-laki yang kemudian merubah menjadi berhenti memukul karena istrinya menutupi dan menerima dipukul, itu tidak,” tukasnya.***

You May Also Like

About the Author: infotrends

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *